Buku Studi Kelayakan Bisnis Pdf Compressor
Referensi Buku ”STUDI KELAYAKAN BISNIS edisi 3” Husein Umar, 2005, Studi Kelayakan Bisnis, Edisi Ketiga, PT.Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Dalam Studi Kelayakan Bisnis Edisi 3 berisi tentang pedoman berharga bagi praktisi bisnis yang ingin mengkaji kelayakan suatu bisnis secara komprehensif, tajam, dan ilmiah.
Usaha ini dilatarbelakangi oleh semakinn berkembangnya perekonomian di daerah Kabupaten Kuningan. Hal itu dapat dilihat dengan perkembangan pusat bisnis dan perkantoran di pusat kota Kuningan. Hal itu membuat peluang bisnis Kedai Kopi Suruput terbuka lebar seiring dengan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Kuningan.
Berkembanganya gaya hhidup dan kebiasaan orang untuk ngobrol-ngobrol dan berkumpul sambil minum kopi mendorong terciptanya usaha ini. Banyaknya pekerja dan anak muda di Kuningan tentunya membutuhkan ruang untuk bisa berkumpul dan berintekrasi, dan jawabannya adalah dengan dibangunnya usaha Kedai Kopi Suruput ini. Selain itu, kopi merupakan salah satu minuman favorit bagi seluruh kalangan masyarakat. Tidak hanya kaum pria saja yang menyukai minuman kopi sebagai teman bergadang.

Berbekal kreativitas para pelaku usaha dalam mengkombinasikan menu varian kopi, sekarang ini anak muda, kaum wanita, bahkan orang tua, juga menyukai aneka minuman kopi yang pilihannya semakin beragam. Kondisi ini menjadikan prospek bisnis minuman kopi masih cukup bagus, karena peluang pasar yang bisa Anda bidik sangatlah luas, sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan hadirnya cafe kopi modern yang membawa brand ternama dari luar negeri. Mengisi waktu luang sembari menikmati secangkir kopi bersama keluarga atau teman memang sangat menyenangkan.
Siapa sangka, kebiasaan ini ternyata juga mampu melahirkan peluang bisnis yang menarik dengan keuntungan mengesankan. Melihat besarnya animo masyarakat terhadap aneka jenis minuman kopi, bisnis kedai kopi tak pernah sepi pelanggan, meski berada di tengah gempuran coffeshop yang belakangan ini mulai bermunculan. Tentu ini sebuah peluang bagus bagi para pemula yang ingin terjun di dunia usaha. Indonesia merupakan negara produsen kopi keempat terbesar dunia setelah Brazil, Vietnam dan Colombia. Dari total produksi, sekitar 67% kopinya diekspor sedangkan sisanya (33%) untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Tingkat konsumsi kopi dalam negeri berdasarkan hasil survei LPEM UI tahun 1989 adalah sebesar 500 gram/kapita/tahun.
Dewasa ini kalangan pengusaha kopi memperkirakan tingkat konsumsi kopi di Indonesia telah mencapai 800 gram/kapita/tahun. Dengan demikian dalam kurun waktu 20 tahun peningkatan konsumsi kopi telah mencapai 300 gram/kapita/tahun. Strata Industri kopi dalam negeri sangat beragam, dimulai dari unit usaha berskala home industry hingga industri kopi berskala multinasional. Produk-produk yang dihasilkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi kopi dalam negeri, namun juga untuk mengisi pasar di luar negeri. E mu xboard 49 drivers os x el capitan free download windows 10. Hal tersebut menunjukkan bahwa konsumsi kopi di dalam negeri merupakan pasar yang menarik bagi kalangan pengusaha yang masih memberikan prospek dan peluang sekaligus menunjukkan adanya kondisi yang kondusif dalam berinvestasi dibidang industri kopi.
Untuk usaha Kedai Kopi Suruput ini, kami berencana untuk membangunnya di Jalan Baru di daerah Purwawinangun. Lokasi ini dipilih karena walaupun tidak terletak di pusat bisnis tapi tidak terlalu ramai oleh lalu lalang kendaraan, sehingga suasananya lebih tenang dan kondusif. Selain itu lokasi tersebut tidak jauh dari pusat pemerintah seperti Kantor Bupati, Kantor-Kantor Dinas, Sekolah, Stadion Mashud Wisnusaputra, dan Kantor-Kantor Bisnis yang terletak di JL.
